Politeknik Kota Malang melalui Satuan Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) pada akhir September 2025. Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi AMI yang diikuti oleh seluruh program studi dan unit kerja terkait, sebagai bentuk persiapan sekaligus penyamaan persepsi antara auditor dan auditee.
Bertindak sebagai Auditor adalah Devi Kurniasari Riyadi, S.S., M.Li Sementara itu, bertindak sebagai Auditee adalah Mohammad Faried Rahmat., S.ST., M.Tr.T selaku Ka Prodi Teknik Informatika, Heri Susanto., S.Tr.T., M.Tr.T selaku Ka. Prodi D-3 Teknik Telekomunikasi, Annisa Lathifa Gafrillia., S.Pd., M.Pd selaku Ka. Prodi D-3 Teknik Mekatronika, Endah Lestari., S.Par., M.Par selaku Ka. Prodi D-4 Destinasi Pariwisata dan Ketua LPPM Betta Wahyu Retna Mulya., S.Kom., M.Kom
Audit yang dijadwalkan berlangsung selama satu minggu, mulai tanggal 22 sampai 29 September 2025 , mencakup empat program studi yakni Teknik Informatika, Teknik Mekatronika, Teknik Telekomunikasi, Destinasi Pariwisata, serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Pelaksanaan audit dilakukan secara bertahap di masing-masing program studi dan unit kerja dengan mempertimbangkan kesiapan auditee dan auditor. Proses ini tidak hanya menilai ketercapaian standar mutu pendidikan, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan perbaikan berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kualitas akademik dan non-akademik di Politeknik Kota Malang. Berbagai temuan yang telah dituliskan oleh Auditor pada berita acara selanjutnya digunakan untuk membuat rekomendasi dan tindak lanjut guna peningkatan mutu Program Studi pada masa yang akan datang.
Devi Kurniasari Riyadi, S.S., M.Li selaku ketua SPMI Poltekom menyampaikan bahwa pentingnya kegiatan audit AMI ini diharapkan setiap unit kerja semakin konsisten menjalankan standar mutu serta mampu mengembangkan inovasi yang mendukung tata kelola pendidikan yang lebih baik
Dengan adanya kegiatan AMI ini, Politeknik Kota Malang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi sesuai standar nasional maupun kebutuhan masyarakat